About nirmalaryt

Lecturer in Forestry

Gajah Sumatera di Rumahnya (Habitat) Way Kambas

 

Mendengar “Lampung” langsung saja destinasi utama saya saat berkunjung adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 670/Kpts-II/1999 tanggal 26 Agustus 1999 dengan luasan ± 125.631, 31 ha. Sampai saat ini TNWK dikenal masih menjaga jenis satwa The Big Five mammals yaitu tapir (Tapirus indicus), gajah Sumatera (Elephant maximus sumatranus), badak Sumatera (Diserohinus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris) dan beruang madu (Helarctos malayanus) (Sumber: www.waykambas.org). Undang-Undang Republik Indonesia No. 05 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem menjelaskan taman nasional adalah kawasan pelesatarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Nah akan berbeda dengan kawasan seperti cagar alam maupun suaka margasatwa bisa cek detailnya di UU No. 05 Tahun 1990 yess.

IMG_2094

Beberapa gajah Sumatera yang dilatih sedang merumput di savana PLG

Continue reading

Advertisements

Primata di kebun sayur Cangar

Tergelitik dengan cerita mahasiswa saya adanya aktivitas primata yang menyerang kebun sayur warga di kawasan Cangar, Kota Batu yang masuk kawasan Taman Hutan Raya R. Soerjo. Maka siang tadi (29/08/2017) tanpa perlengkapan perang lengkap pergilah saya kesana bersama mahasiswa tersebut, lokasi pertama dekat dengan bekas pabrik jamur, kami tidak bertemu langsung penyerangan kebun sayur oleh monyet abu istilah warga sekitar menyebut jenis monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Namun, banyak ditemukan sepanjang kebun sayur warga yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan diberi pembatas berupa paranet. Kami berbincang dengan petani setempat, monyet abu tidak terlalu banyak yang menyerang kebun warga tapi cukup mengganggu bagi mereka. Kalaupun mau melihat aktivitas mereka menyerang kebun sayur biasanya pagi dan sore hari, namun kalau banyak yang menjaga kebun ya mereka tidak berani datang.

Lutung masuk kebun sayur warga

Lutung masuk kebun sayur yang berbatasan langsung dengan hutan

Continue reading

Pulau Kangean

Beberapa hari di Pulau Kangean baru sedikit pengetahuan yang saya dapat, keterbatasan waktu dan transportasi yang tidak tersedia tiap hari disana menjadi salah satu faktor. Kunjungan singkat padat dan jelas akan saya coba tulis, siapa tau bermanfaat. Berawal dari peta tutupan lahan Pulau Kangean saya kesana mencoba mengecek satu persatu kondisi flora dan fauna yang ada, namun pada tulisan ini tidak akan sedetail draft skripsi ya.

Continue reading

Rumah Curik Bali, Bali Barat

Lomba fotografi satwa liar yang diadakan oleh pengelola Taman Nasional Bali Barat (TNBB) merupakan alasan saja, sebenarnya untuk nambah daftar cerita untuk bisa ditulis hahaha :D. Sudah lama tidak masuk hutan dan bertemu satwa liar, walaupun cuma sebagian kecil kawasan TN saja yang ditilik namun cukup lah lepas kangen jalan berlahan dan ngintip demi melihat aktivitas alami satwa. Lutung jawa (Trachypithecus auratus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan berbagai jenis burung yang nggak semua saya paham jenisnya. Oiya satwa yang saya temui nggak semua bisa diabadikan dalam camera minimalis saya. Hanya dua jenis yang bahagia motretnya (jelas mudah) yaitu monyet ekor panjang dan curik bali (Leucopsar rothschildi). Rumah asli bagi curik bali yang saat ini jumlah individu di habitat aslinya hanya beberapa ekor saja tak lebih dari 10. Kalau pun saat ini kita kesana banyak melihat mereka terbang bebas itu karena kesuksesan program penangkaran oleh pihak TN.
Continue reading

Sedengan, Savana Buatan di Jawa Timur

Sadengan merupakan padang rumput buatanseluas 84 Ha yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, wisatawan atau pengunjung dapat melihat secara langsung banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) dan merak (Pavo muticus muticus) berada di habitatnya. Berdasarkan informasi langsung dari petugas taman nasional, Ujang Wisnu Bharata, S.Hut, saat ini tercatat terdapat 178 ekor banteng (17/8/15). Status banteng jawa dilindungi sejak 1931, berdasarkan Red List IUCN (2008) masuk kategori genting (endangered). Oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tergolong dalam 25 satwa prioritas sebagai upaya pencegahan dari kepunahan.

Continue reading

Nelayan Udang Pulau Merah

Sabtu (15-08-2015) siang setelah mengunjungi festival Layang-layang di Pantai Boom, Banyuwangi lanjut Pantai Pulau Merah. Kalau bicara pantai kemudian foto-foto latarnya bakal sama aja dengan pantai lain, pasti ada laut, pasir (hitam/putih) kemudian bukit atau pulau-pulau kecil. Akan berbeda kalau si empunya foto memberi keterangan lokasi dan dibumbui sedikit cerita. Saya nggak akan banyak cerita tentang pantai ini, biar kalian penasaran dan pergi untuk piknik! hahaha.
jaringkembang

Continue reading

Keramaian Di Lenggoksono

Nggak semua perjalanan harus direncanakan jauh hari, cukup modal nekad dan niat. Kali ini saya akhirnya bisa menjelajah alam Jawa Timur dan seperti biasa sekalinya njajal lokasi baru kok ya jauuuuuuh. Pantai Bolu-bolu merupakan tujuan kami, lokasinya berada di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi,Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berangkat tengah malam dengan alasan jalanan lebih sepi, sampai lokasi dapat menikmati sun rise dan untuk menghindari tarif masuk lokasi wisata (hahaha, buruk). Waktu tempuh yang harus kami lalui sangat lama karena ternyata belum ada yang pernah kesana dan modal utama kami GPS henpon, tapi ya gitu jangan percaya 100% ingat juga pentingnya informasi masyarakat lokal. Jelas pula kami gagal menikmati sunrise, ditambah juga kondisi yang mendung. Mendekati lokasi tujuan, tampak dari kejauhan seperti teluk yang terbagi dua dan kondisi jalan makin sempit, kalau papasan dua mobil juga agak sedikit repot hahaha. Continue reading