Gula Aren Kayupuring

Ini hanya obrolan ku bersama seseorang yang bekerja menjadi penyuluh kantor dinas di Pekalongan. Aku lupa namanya namun dari awal bertemu dia semacam sok kenal dan cerewet. Tak apalah toh menjadi teman ngobrol selama waktu senggang saat itu. Dia ditugaskan menjadi penyuluh pengembangan produk lokal kebetulan ditugaskan di desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono. Produk yang sedang diusahakan adalah gula aren, yang menurut dinas yang menaunginya gula aren desa Kayupuring berkualitas baik bahkan harganya bisa lebih tinggi dibanding yang lain. Bahkan pemasarannya dulu bisa mencapai Jakarta.

Namun persoalannya sekarang warga malas untuk memproduksi gula aren dikarenakan proses mengolah air nira menjadi gula aren sangat lama hampir seharian penuh belum lagi satu pohon tidak menjamin menghasilkan air nira yang banyak , sehingga mereka tidak dapat memproduksi gula aren banyak secara mereka juga membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu kini banyak warga beralih menanam pohon sengon dengan menebang pohon aren dan menggantinya dengan bibit sengon. Sengon merupakan jenis tanaman keras yang cepat tumbuh (fast growing) sehingga 5 tahun bisa ditebang. Untuk harga satu kubiknya dapat mencapai Rp 400.000,00 dirasa bagi para petani lebih menguntungkan daripada memproduksi gula aren.  Tanaman aren yang mereka tebang diolah menjadi tepung sagu dan dijual.

phnaren

Sebenarnya penyuluhan akan harga gula aren yang tiggi sempat membuat warga tertarik untuk mulai memproduksi kembali namun dibatasi oleh air nira yang dihasilkan tiap pohon tidak menentu disamping itu sudah banyak pohon aren yang ditebang. Dinas setempat juga sudah berusaha untuk menanam bibit aren namun selalu gagal. Hal tersebut dikarenakan bibit tersebut bukan asli dari pohon aren di Kayupuring, sehingga tidak mampu bertahan hidup dengan kondisi sekitar. Usaha pembibitan dari pohon aren Kayupuring pun juga dilakukan namun selalu gagal, entah kenapa. Kalau mendengar cerita si penyuluh tersebut pohon aren secara alami tumbuh liar di daerah Kayupuring. Pohon aren tersebut tumbuh tersebar tak teratur dibantu oleh satwa dalam menyebarkannya melalui biji yang dibuangnya melalui kotoran. Mungkin kandungan dalam perut satwa seperti luwak terdapat zat-zat yang mendorong berkecambahnya biji aren dengan baik di Kayupuring.

Advertisements

2 thoughts on “Gula Aren Kayupuring

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s