Tauwa Hangat

Waaaaa…..waaaaaa…..waaaaaaa……

Itu yang selalu diteriakkan penjual tauwa ketika lewat di depan rumah ku, si penjual menaiki sepeda  ontel yang sudah dimodifikasi dengan gerobak kecil dibagian belakangnya. Tauwa menjadi pilihan menu sarapan ketika aku pulang kampung ke Sidoarjo-Jawa Timur, hangat dan cukup mengenyangkan. Tauwa ini termasuk jajanan berkuah yang terdiri dari puding tahu dan kacang mateng yang disiram kuah wedang jahe. Rasanya manis dan sedikit pedas jahe. Kalau dilihat sih tauwa itu termasuk jajanan tempo dulu entah dari asal muasal makanan ini, namun kalau aku dengar dari beberapa orang sih merupakan jajanan Tionghoa. Salah satu buku yang pernah aku baca yang berjudul “Monggo Dipun Badhog” karangan Dukut Imam Widodo, orang Surabaya sering menyebutnya puding tahu untuk menyaingi puding Belanda yang terbuat dari campuran susu.

tauwa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s